jdsm

Tingkat Kesadaran Masyarakat Gunungkidul terhadap Bencana Alam: Analisis Awareness da`n Tantangan Mitigasi Berbasis Komunitas

Authors
  • Edi Dwi Atmaja

    Universitas Gunung Kidul
    Author
  • Agus Fitriyanto Hidayat

    BPBD DIY
    Author
  • Ahmad Romadhon Akhirudin

    IOF Rescue Pengcab Gunungkidul
    Author
  • Subarno Didik Asmadi

    Pemuda Pecinta Alam Gunungkidul
    Author
Keywords:
Mitigasi bencana, Awareness, Kesiapsiagaan Masyarakat, Resiliensi Komunitas
Abstract

Kesadaran terhadap risiko bencana merupakan salah satu fondasi penting dalam pengurangan risiko bencana (PRB), khususnya di wilayah yang memiliki karakter geografis rentan seperti Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat awareness masyarakat terhadap potensi bencana alam melalui lima kategori kesadaran, yaitu No Awareness, Basic Awareness, Understanding Awareness, Preparedness Awareness, dan Resilient Awareness. Data diperoleh melalui survei yang disebarkan pada masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Gunungkidul. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori Basic Awareness (132 orang) dan No Awareness (121 orang), sedangkan masyarakat yang telah mencapai level Resilient Awareness hanya berjumlah 39 orang. Rendahnya tingkat kesiapsiagaan dan resiliensi menunjukkan perlunya pengembangan kebijakan strategis, penguatan pendidikan kebencanaan, serta integrasi kearifan lokal dalam manajemen risiko bencana. Studi ini memberikan kontribusi konseptual mengenai strategi peningkatan kapasitas masyarakat menuju budaya sadar bencana.

References

BNPB. (2020). Indeks Risiko Bencana Indonesia. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

UNDRR. (2019). Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction. Geneva: United Nations.

Paton, D., & Johnston, D. (2017). Disaster Resilience: An Integrated Approach. Charles C Thomas.

Shaw, R. (2015). Community Practices for Disaster Risk Reduction in Japan. Springer.

Wisner, B., Blaikie, P., Cannon, T., & Davis, I. (2004). At Risk: Natural Hazards, Vulnerability and Disasters. Routledge.

Ikeda, S. (2016). Community resilience in disaster risk reduction. Journal of Disaster Studies, 12(2), 77–91.

Nugroho, S. (2022). Pendidikan Mitigasi Bencana di Sekolah. Jurnal Pendidikan Kebencanaan, 4(1), 11–25.

Lassa, J. (2021). Reducing Vulnerability in Indonesian Disaster-Prone Areas. International Journal of DRR, 58, 102–110.

Rianto, A. (2023). Model Desa Tangguh Bencana di Indonesia. Jurnal Mitigasi, 8(2), 55–70.

Priyono, T. (2020). Bencana Karst Gunungsewu dalam Perspektif Risiko. Jurnal Kebencanaan Nasional, 6(1), 22–33.

Djalante, R. (2019). Disaster Governance in Indonesia. Progress in Disaster Science, 2, 100–115.

Hermon, D. (2017). Mitigasi Bencana Hidrometeorologi. Jakarta: Rajawali Pers.

Sunarto, S. (2018). Peran Kearifan Lokal dalam Mitigasi Bencana. Jurnal Sosial Humaniora, 5(4), 211–223.

Kusumastuti, D. (2021). Capacity Building dan Resiliensi Masyarakat. Journal of Community Resilience, 3(2), 44–57.

Wardhana, W. (2021). Analysis of Public Awareness Toward Disaster Education. IOP Conference Series, 3(188), 1–9.

Cover Image
Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Dinamika Sosial Masyarakat
Downloads
Published
25-01-2026
Section
Articles

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.